Choices and Future

Sesuatu yang berdampak besar untuk diri sendiri dimulai dari pilihan yang ‘menakutkan’.  Manusia memiliki mekanisme pertahanan untuk mencari pembenaran kepada pilihan yang paling aman. That’s natural instict. ‘Pembenaran’ bisa mengatasnamakan logika atau bahkan hati kecil. Ketakutan, proses pembenaran dan suara hati kecil pada saat itu menjadi buram, tidak jelas dan tidak dapat dibedakan. Self defense mechanism bagaikan pisau bermata dua, bisa menyelamatkan atau malah menjerumuskan dalam lembah penyesalan.  Tidak ada yang tahu masa depan. Berbagai pilihan dapat membawa diri pergi terbang entah kemana. Tidak harus terbang bisa juga terjatuh keras ke tanah. Sepertinya yang paling baik memang tidak pernah tahu berbabagai kemungkinan masa depan. It will terrifies you. Deal with it, live with it, the show must goes on.

Blogku, aku kembali :)

Dear All,

Sudah lama banget rasanya ga nge-apdet nih blog. Semenjak kehidupan “baru” gw bergulir (bukan nikah nih, gw masih jomblo, maksudnya gw hengkang dari Bandung tercinta) Saya udah ga nge apdet blog ini lagi. Kalo ditilik lagi kebelakang banyak ternyata motif gw memiliki blog. Mulai dari belajar nulis, menajamkan pemikiran, media untuk belajar sampai share dengan orang lain (ya semoga blog saya ada manfaatnya, Aminn).

Entah kenapa tiba-tiba gw teringat dulu ketika jaman2 mahasiswa ketika gw berada di KM ITB Kementerian Pendidikan dan Keilmuan, slogan yang selalu dijunjung adalah : Membaca, Menulis, Diskusi. Rasanya tiga hal tersebut bukanlah hal yang terpisah, alias saling bertautan. Intinya adalah ada proses mendapatkan pengetahuan, ada proses sharing alias berbagi. Insya Allah gw akan mulai mengapdet ini blog lagi.

Maafkan aku blog, aku ga akan menelantarkanmu lagi :) *Insya Allah

Tips Merawat Laptop?

Setelah penantian yang panjang akhirnya netbook mini saya HP mini 210 1006 TU telah pulih kembali. Yap, tepatnya mungkin sekitar bulan Oktober 2011 lalu, LCD netbook saya mengalami kerusakan. Lebih dari setengah layar blank alias berubah warna menjadi putih. Kerusakan layar yang terjadi seperti rusak yang disebabkan retak atau pecah LCD. Well, pertama kali saya mengetahui kerusakan terjadi saya tidak ingat adanya benturan yang keras sebelumnya. Seperti biasa saya hanya menaruh netbook di tas dan kemudian mengeluarkannya. Dan tiba2 setelah saya nyalakan, LCD blank sebagian sekitar 20% area monitor. Lambat laun “penyakit” tersebut menyebar dan menjangkiti lebih dari 50% layar. Kini netbook mini saya kembali pulih setelah diganti LCDnya. Adakah yang mau share bagaimana merawat laptop yang baik supaya awet sparepart2 nya?

Setahu saya sih supaya awet (agak sotoy ini) berikut tips-tips merawat laptop yang baik yang saya ketahui selama ini :

- Supaya baterai awet, jangan sampai baterai overcharging (sudah 100% namun masih di-charge) ataupun jangan sampai baterai terlalu kritis ya hampir 0%. Hal ini dapat mengurangi lifetime baterai sehingga ntar baterai cepat drop.

- Gunakan selalu baterai jangan dicopot2 karena nanti berbahaya bagi komponen didalamnya. Tegangan yang langsung masuk belum tentu stabil. Baterai selain sebagai sumber simpanan energi berfungsi juga untuk menjamin keamanan tegangan yang masuk ke motherboard dsb.

- Gunakan laptop pada layar yang datar dan keras. Jangan menutupi jalur keluar masuk udara, misal langsung menaruh laptop pada kasur. Hati2 laptop terlalu panas bisa merusak komponen2 didalamnya.

- Setahu saya sih sela antar tombol pada keyboard merupakan ventilasi untuk mengurangi panas. Menutupi keyboard dengan pelindung keyboard dari plastik misalnya dapat menghambat ventilasi sehingga panas tidak bisa keluar (bener ga sih?)

- Alangkah baiknya gunakan pendingin / cooling pad supaya bisa mengurangi panas si laptop

- Baiknya gunakan softcase yang pas walaupun laptop dimasukkan kedalam tas anda yang lebih besar. Hal ini untuk melindungi laptop dari guncangan yang berlebihan.

Apalagi ya? haha mohon share infonya yah kalo tau gimana merawat laptop biar awet -_

Mengurus NPWP di Bandung

Beberapa waktu yang lalu saya harus mengurus NPWP. Saya tinggal di Bandung dan KTP saya adalah KTP Surabaya. Namun untuk mengurus NPWP saya tidak perlu harus pulang ke Surabaya. Pengurusan NPWP dapat saya lakukan di Bandung. Sumpah baru kali ini sepertinya saya berurusan dengan administrasi yang tidak belibet, simpel dan oke.

Langkah pertama adalah lakukan registrasi online dengan membuat akun terlebih dahulu. Daftar dulu disini http://ereg.pajak.go.id. Lengkapi seluruh form online yang tersedia pada situs tersebut. Setelah komplit diisi, silakan print formulir yang dihasilkan. Setelah itu formulir tersebut saya bawa ke kantor pajak di jalan Purnawarman (terletak pas di sebelah BEC). Silakan ambil nomor antrian dan tunggu nomor anda dipanggil. Serahkan kepada petugas formulir yang telah diprint dan fotokopi KTP. Tunggu 3 menit saja dan kartu NPWP anda sudah langsung jadi! begitu mudah dan yang penting GRATIS alias tidak dipungut biaya!

Langkah – Langkah saya untuk membuat NPWP :

  • Membuka situs Direktorat Jenderal Pajak dengan alamat http://www.pajak.go.id
  • Memilih menu sistem e-Registration.
  • Membuat account Wajib Pajak yang antara lain berisi username dan password.
  • Isi data pendaftaran User dengan benar dan lengkap.
  • Login ke sistem e-Registration dengan mengisi username dan password yang telah dibuat.
  • Memilih jenis Wajib Pajak yang sesuai (Orang Pribadi, Badan atau Bendaharawan).
  • Mengisi formulir Permohonan Pendaftaran dan Perubahan Data pada layar komputer dengan lengkap dan benar.
  • Memilih tombol daftar untuk mengirim Formulir Regristrasi Wajib Pajak secara elektronis ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar.
  • Cetak Formulir Registrasi Wajib Pajak Orang Pribadi.
  • Cetak Surat Keterangan Terdaftar Sementara.
  • Fotokopi KTP
  • Datang ke kantor Pajak. Karena saya tinggal di Cisitu maka yang terdekat kalo setahu saya di sebelah BEC. Bawa cetak formulir dan SKTS dan fotokopi KTP.

Hukum Kekekalan Hoki-Sial

Gak tau random banget tapi itulah yang terpikir dipikiranku sekilas. Haha apalagi pengalaman hidup (terutama 8 bulan terakhir) semakin menguatkan saya menulis ini (ditambah dengan kejadian yang baru terjadi hari ini). Dibalik kesialan yang datang terus mendera akan terdapat kehokian yang akan datang juga. Begitu juga terpaan dibalik kehokian, kesialan akan datang menjemput.

Hmm.. kayaknya kalo Hoki dikasih tanda (+) dan sial (-), perbuatan baik bernilai (+) dan perbuatan buruk yang merugikan orang lain bernilai (-) maka :

Jumlah Perbuatan Baik + Jumlah Perbuatan Buruk = Jumlah Hoki + Jumlah Sial

untuk mendapatkan hoki yang banyak (Hoki + sial masih bernilai positif) maka perbuatan baik harus lebih banyak dari perbuatan buruk. Kalo sering berbuat buruk maka sial lebih banyak datang daripada hoki.

NB : Don’t take it seriously, guys. Just for fun :p  Ambil sisi positifnya. Life is like riding a wheel, sometimes you are on top or bottom. Kalo banyak hoki datang jangan cepat  jumawa kalo dapet sial mulu jangan larut dalam kesedihan. Karena dibalik kegagalan yang terus datang , tersimpan keberhasilan yang terakumulasi. Salam Suwpah :D

TOEFL, TOEIC?

Beberapa waktu yang lalu saya mengikuti tes TOEFL dan TOEIC. Sebelumnya saya bingung juga antara TOEFL apa aja dan bedanya ama TOEIC apa,. semoga sedikit artikel dibawah bermanfaat.

Jenis – Jenis TOEFL?

TOEFL® (Test of English as Foreign Language) diciptakan oleh ETS (Educational Testing Service) di Princeton, New Jersey, Amerika Serikat- pertama kali pada tahun 1964. Tujuan penciptaan TOEFL adalah untuk menyaring mahasiswa yang mendaftar di universitas-universitas di Amerika dan di negara lain dimana bahasa Inggris adalah bahasa pengantar resminya. Hingga saat ini TOEFL® telah mengalami 3 evolusi pergantian format sejak pertama kali kami ciptakan 47 tahun silam. Selain perubahan secara format, TOEFL® juga mengalami perubahan yang sangat berbeda di segi hasil/ nilai, seperti yang terlihat dalam bagan berikut:

Oleh sebab itu nilai TOEFL®yang diakui secara internasional dan dapat dipertanggungjawabkan saat ini adalah TOEFL iBT™ dengan skor 0-120. Perlu diperhatikan bahwa tes TOEFL®lebih ditujukan untuk keperluan studi lanjut di negara-negara dengan bahasa pengantar bahasa Inggris; Amerika Serikat, Eropa, Australia, dsb. Rentang kemampuan yang diujikan lebih kepada kemampuan seseorang dalam mengikuti perkuliahan, antara lain menulis esai, membuat ringkasan, berdikusi, memberikan presentasi yang semuanya dilakukan di dalam lingkup universitas yang menggunakan bahasa pengantar dan berada di negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya.

TOEFL®yang saat ini diakui validitas dan objektifitasnya secara internasional adalah TOEFL®dengan format internet, atau yang lebih dikenal dengan TOEFL iBT™. Tes format baru ini merupakan assesment bahasa Inggris yang dapat mengukur keempat keterampilan berbahasa (Listening, Reading, Speaking dan Writing) secara objektif, valid dan terfokus bagi mereka yang akan melanjutkan studi dengan bahasa pengantar bahasa Inggris dan di negara-negara dengan bahasa ibunya bahasa Inggris.

Dengan demikian, TOEFL iBT merupakan alat ukur standar bahasa Inggris dalam dunia akademik yang tepat digunakan sebagai :

1. Persyaratan bahasa Inggris untuk studi ke luar negeri.

2. Screening program beasiswa atau pertukaran mahasiswa

3. Standar kesiapan mengikuti program akademik berbahasa Inggris

Untuk dapat memenuhi kebutuhan akan sebuah alat ukur kemampuan bahasa Inggris yang lebih luas dalam hal komunikasi berbahasa Inggris, ETS mengembangkan sebuah tes yang dapat secara komprehensif dapat mengukur dan memberikan deskripsi kemampuan komunikasi dengan bahasa Inggris dalam dunia internasional yaitu TOEIC®(Test of English for International Communication™).

Lantas apakah TOEIC itu? Dan apa bedanya pula dengan TOEFL?

TOEIC merupakan singkatan dari Test of English for International Communication. Tes ini dirancang untuk mereka yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris. Nilai TOEIC menunjukkan sejauh mana seseorang mampu berkomunikasi dengan orang lain dalam bahasa Inggris di era globalisasi ini. Tes ini tidak memerlukan pengetahuan atau kosa kata khusus. es ini hanya mengukur kemampuan berbahasa Inggris yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

TOEFL adalah kependekan dari Test of English as Foreign Language. Singkatnya toefl itu adalah untuk mengetahui kemampuan Anda berbahasa Inggris!
TOEIC merupakan tes keahlian berbahasa Inggris untuk orang-orang yang bahasa ibunya bukan Bahasa Inggris. Tes TOEIC dapat mengukur kemampuan berbahasa Inggris untuk individu yang bekerja di lingkungan internasional dalam kesehariannya.

Nilai-nilainya menunjukkan seberapa baik seseorang dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan individu lainnya dalam berbisnis,perdagangan dan industri. Tes ini tidak memerlukan pengetahuan khusus atau istilah yang tidak umum seperti yang terdapat dalam tes TOEFL.

Oleh karena itu, materi tes TOEIC lebih mudah dibandingkan tes TOEFL karena hanya merupakan tes pilihan ganda selama 2 (dua) jam yang dibagi dalam sesi mendengarkan dan sesi membaca.

Oleh karena itu tes TOEIC dipandang cocok bagi karyawan atau staf yang menggunakan bahasa Inggris di lingkungannya seperti bisnis, hotel, rumah sakit, restoran, pertemuan internasional, konferensi dan even olahraga. Demikian pula staf manajemen, sales dan karyawan teknik dalam bisnis internasional, perdagangan dan industri yang membutuhkan Bahasa Inggris dalam pekerjaan mereka.

Untuk lebih jelasnya mau ngambil TOEIC, TOEFL dsb bisa dikontak ke referensi dibawah (bukan bermaksud promo loh) ;p

referensi :

http://www.itc-indonesia.com

 

Beberapa Website bagi Jobseeker

Bagi kawan2 jobseeker, ini ada beberapa situs untuk pencari kerja. semoga bermanfaat.

1. karir.itb.ac.id –> ITB

2. cdc.ui.ac.id –> UI

3. sac.its.ac.id –> ITS

4. ecc.ft.ugm.ac.id –> UGM

5.  Jobstreet.co.id

6.  id.jobsdb.com

Kalau ada perusahaan yang diminati silakan langsung dikunjungi website yang bersangkutan :)

Membuat passport (SPRI) di Bandung

Beberapa waktu yang lalu saya baru saja mengurus passport di kantor imigrasi bandung. Tenang saja walaupun anda tidak memiliki KTP Bandung namun tetap bisa membuat passport disini dengan KTP didaerah agan berasal. Kantor Imigrasi Bandung terletak di Jalan surapati, lurus terus aja sekitar 400 meter setelah pertigaan pusdai sebelum ITENAS, anda akan menemui kantor imigrasi di sebelah kanan jalan.

lokasi kantor imigrasi jalan surapati (huruf A)

penampakan kantor imigrasi bandung jalan surapati

Untuk mengurus passport dibutuhkan waktu sekitar 7-14 hari. Anda butuh tiga kali kunjungan ke kantor imigrasi dengan tahapan : kunjungan 1 mengajukan permohonan pembuatan passport, kunjungan 2 merupakan pembayaran, foto dan wawancara, dan kunjungan ketiga untuk pengambilan passport. Berikut ini akan saya ceritakan langkah2 tersebut.

Kunjungan 1 (17  Februari 2012) : MENGAJUKAN PERMOHONAN

Pada kunjungan pertama ini dokumen yang harus anda siapkan adalah :

Kartu Keluarga (asli)  + 1 fotokopi

KTP (asli, ga harus Bandung) + 1 fotokopi

Akta Kelahiran (asli) + 1 fotokopi

Surat nikah (asli) + 1 fotokopi –> hanya bagi yang sudah menikah

plus bawa bolpen + 1 materai 6 ribu

Agar tidak lama mengantri saya menganjurkan anda untuk datang ke kantor imigrasi jam 07.30 atau jam8 pagi. Setelah anda sampai di kantor imigrasi Bandung, yang pertama harus dilakukan adalah membeli map untuk permohonan passport seharga 10 rb (bonus cover passport) dikantin kantor imigrasi.

gambar. penampakan map permohonan pembuatan passport

Setelah membeli map, anda harus menuju loket pengambilan formulir permohonan yang terletak di depan. Anda tidak perlu mengambil nomor antrian dan formulirnya gratis. Seandainya belum memfotokopi dokumen, tenang saja terdapat tempat fotokopi disamping kantin imigrasi, ataukah anda bisa menyeberang jalan surapati tepat didepan kantor imigrasi.

Lalu isilah formulir dengan menggunakan pena. Hati-hati, selama mengisi  formulir tidak boleh ada bekas coretan, jadi jangan sampai salah isi ya. Isilah alamat sesuai dengan alamat di KTP.  Jadi kalaupun ga punya KTP bandung ya isilah pake alamat KTP tempat asal. Setelah diisi semua, masukkan semua dokumen dalam map kuning tsb lalu ambilah nomor antrian untuk mengajukan permohonan pembuatan passport (Surat Perjalanan Republik Indonesia).  Saya buat SPRI yang 48 halaman. Tunggulah nomor antrian anda.

  suasana didalam kantor imigrasi

Setelah anda dipanggil maka kelengkapan dokumen anda akan dicek. Dokumen yang asli dapat anda bawa pulang. Anda akan mendapat sebuah tanda terima permohonan berisi kapan jadwal pembayaran, foto dan wawancara. Anda dapat pulang. Saya datang jam8 dan selesai jam10. Anda tidak perlu membawa uang pembayaran dihari ini.

Kunjungan 2 (22  Februari 2012) : PEMBAYARAN, FOTO, WAWANCARA

Saya datang sesuai dengan tanggal pada tanda terima permohonan. Datanglah pagi2 sekitar jam setengah 8 atau jam 8. Pada hari ini bawalah uang 255 ribu untuk biaya pembuatan SPRI 48 halaman. Datanglah dengan baju rapi baiknya kemeja saja.  Setelah sampai dikantor imigrasi maka ambillah nomor antrian untuk pembayaran. Tunggu nomor anda dipanggil,  setelah itu  anda dapat melakukan pembayaran di loket sebesar 255 ribu.

penampakan loket kasir pembayaran passport

Setelah membayar, anda tunggulah dulu didekat loket pembayaran untuk mendapatkan tanda bukti pembayaran yang dapat anda gunakan untuk sesi foto dan wawancara. Setelah mendapat tanda bukti pembayaran maka antrilah didepan ruang foto dan wawancara. Anda tidak perlu mengambil nomor antrian lagi, cukup menggunakan nomor antrian pembayaran yang telah anda ambil tadi sebelu membayar.

penampakan didepan ruang foto dan wawancara

Setelah nomor anda dipanggil, maka masuklah ke ruang pada gambar diatas dan duduklah didepan petugas pengambil foto. Setelah anda difoto maka duduklah didekat sana untuk mengantri wawancara. Pertanyaan wawancara sederhana : apakah sudah punya passport sebelumnya dan untuk apa buat passport. Setelah wawancara anda akan diberi sebuah tanda untuk tanggal pengambilan passport. Setelah mendapatkan tanda tersebut anda dapat pulang. Pada jam10.15 saya sudah meninggalkan kantor imigrasi.

NB : Pada sesi wawancara jika yang mengurus passport masih terlampau muda alias belum punya KTP maka HARUS didampingi orang tua

Kunjungan 3 (28  Februari 2012) : PENGAMBILAN PASSPORT

Passport baru bisa diambil diatas jam13, datanglah ke kantor imigrasi. Anda tidak perlu membawa uang atau dokumen apapun, cukup dengan membawa nota pengambilan yang diberikan pada waktu sesi wawancara. Ambillah nomor antrian untuk pengambilan passport. Setelah nomor anda dipanggil, kumpulkan nomor dan nota tersebut diloket.  Setelah itu tunggulah sampai nama anda dipanggil. Setelah nama anda dipanggil maka anda telah mendapatkan SPRI. Proses telah selesai. Anda dapat pulang. Pada hari ini saya hanya menghabiskan waktu 10 menit dikantor imigrasi.

penampakan passport (Surat Perjalanan Republik Indonesia)

Saran saya ga usah pake calo, urus saja sendiri, ga ribet kok. Semoga guideline ini bermanfaat, hehe

#FAQ (update feb 2012) :

1. berapa lama mengurus passport?

semingguan, max 2 minggu

2. berapa biaya mengurus passport?

Rp 255.000 + materai 6 ribu + Rp 10.000 untuk map + biaya fotokopi

3.  dokumen yang dibutuhkan?

Kartu Keluarga (asli)  + 1 fotokopi

KTP (asli, ga harus Bandung) + 1 fotokopi

Akta Kelahiran (asli) + 1 fotokopi

Surat nikah (asli) + 1 fotokopi –> hanya bagi yang sudah menikah

Formulir permohonan –> diambil di kantor imigrasi hari pertama

4. Ribet gak ngurus passport di bandung?

Ga ribet kok, ngantrinya juga ga lama2 amat, palingan 2 jam-an kalo datang pagi daripada pake calo bisa habis Rp 400.000an

5. Kalo ga ada KTP Bandung, bisa ngurus passport ga?

tetap bisa dong