Dialog Hati #part1

Visi 2030 atau Visi Indonesia 2030 adalah sebuah Visi keadaan Indonesia di tahun 2030. Visi ini dikembangkan oleh Yayasan Indonesia Forum dan dinyatakan dalam konferensi pers pada tanggal 22 Maret 2007.

Dalam Visi ini dinyatakan bahwa :

  1. perekonomian Indonesia akan menjadi kekuatan nomer 5 di dunia pada tahun 2030 setelah China, India Amerika Serikat dan Uni Eropa
  2. jumlah penduduk sebesar 285 juta jiwa,
  3. PDB Indonesia bisa mencapai 5,1 triliun $US.
  4. Pendapatan perkapita US$ 18.000 per tahun

Presiden Bambang Yudhoyono menyatakan keoptimisannya bahwa Indonesia dapat meraih visi yang didambakan tersebut pada tahun 2030. Untuk mencapai cita-cita ini, beberapa asumsi harus dapat tercapai, yaitu:

  1. pertumbuhan ekonomi riil rata-rata 7,62 %/tahun
  2. laju inflasi 4,95 %/tahun
  3. pertumbuhan penduduk rata-rata 1,12 % per-tahun

“Apakah kita bisa meraih visi Indonesia 2030 tersebut? Huh, keliatannya itu hanya merupakan angan-angan yang dilontarkan oleh sebagian orang yang terlalu percaya diri saja. Nggak realistis, Sebagaimana disinggung di depan, kondisi infrastruktur ekonomi Indonesia berada pada titik yang nadir. Kalau pada masa orde baru, kondisi infrastruktur Indonesia mengalami titik puncak, seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi infrastruktur yang ada sudah tidak lagi memadai. Belum lagi kondisi infrastruktur yang kualitasnya menurun seiring berjalannya waktu. Banyaknya jalan dan jembatan yang rusak ini tidak terlepas dari masa-masa sulit APBN kita yang sampai tahun 2004 lebih dikonsentrasikan kepada pembayaran hutang dan belanja barang dan gaji pegawai. Apalagi ASEAN China Free Trade Agrement bakal diperlukan. Apakah Indonesia mampu bertahan “, salah satu sisi gelapku berkata.

“Bisa, Indoensia dengan 238 Juta memiliki potensi pemuda yang luar biasa. Ketika Bung Karno berkata bahwa dengan 10 pemuda dia bisa mengubah dunia maka dihadapan kita sekarang telah berdiri jutaan pemuda Indonesia”, sebuah suara kecil lainnya dalam hatiku menyahut.

“Huh apa yang pemuda Indonesia bisa lakukan? melaksanakan aksi kriminal tanpa moralitas? urak-urakan seperti Gang motor ataupun suporter sepakbola yang anarkhis? Dari 27.965 tersangka dalam 22.345 kasus narkoba yang terungkap, sebanyak 17.072 orang lulusan SMA. Itu baru sebagian kasus saja yang terungkap. Apakah itu wajah pemuda kita? Apa lagi yang bisa diharapkan? Berapa banyak seks bebas terjadi dikalangan pemuda?!?”, balas sisi gelapku.

“Aku tetap yakin kita bisa, hanya sepuluh pemuda luar biasa dari jutaan rakyat Indonesia. Pasti ada, saya yakin bakal tumbuh Chairul Saleh, Bung Tomo, ataupun Pangeran Diponegoro di abad ini. Ketika mereka dulu telah berjuang dengan mengorbankan darahnya untuk kemerdekaan Indonesia, akankah kita menyia-nyiakan fondasi yang telah mereka bangun!?! Ayo buktikan bahwa bangsa kita benar-benar bisa berdiri diatas kaki sendiri!”, sisi optimis lain menjawab.

“Pemuda mana yang kau maksud? pemuda mana di Indonesia?!! Lihat pendidikan belum merata. Banyak putra-putri bangsa yang tidak bisa melanjutkan pendidikannya. Mana mahasiswa terbaik negeri?? dari ITB?? Kulihat mereka hanyalah anak-anak manja. Anak ingusan yang hanya bisa menghambur-hamburkan uang orangtuanya untuk kebanggan pribadi. Mereka bangga mengecap status sebagai mahasiswa ITB, mereka bangga orang tua mereka telah mampu membiayai mereka namun apa yang telah mereka lakukan?!?!. Hanya belajar lalu lulus dan kemudian mencari kemapanan pribadi?!? Berbangga karena mendapatkan pacar yang cantik dan kemudian hanya tahu bersenang-senang saja?!? Apalah kebanggaan ketika uang yang kau berikan kepada kekasihmu atau yang kau sebut cinta matimu itu adalah keringat dari orangtuamu., Itukah pemuda ITB yang katanya representasi dari pemuda terbaik Indonesia?!? Mereka egois,. Mereka terbawa arus modernisasi, memikirkan hal-hal remeh yagn semu saja. Ingin dicap anak gaul kah? ingin dicap kerenkah?? Hanya anak-anak manja dari golongan ningrat yang ada disana!”. Sudah tidak ada lagi pemuda-pemuda yang dulu diidam-idamkan oleh Bung Karno untuk mengubah dunia!, jawab culas sisi gelap.

“Ketika kau merasa bahwa Indonesia tidak bisa meraih visinya maka kau telah mengkhianati pengorbanan para pejuang terdahulu. BANGSA INI DIBANGUN DENGAN CITA-CITA! bangsa ini dibangun dengan mimpi dan kerja keras nyata. Memang itulah kondisi pemuda kita sekarang. Banyak hal yang belum ideal. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar kelima didunia. Itulah potensi yang luar biasa yang bakal mengubah negeri impian kita : pemuda indonesia. Adalah tugas kita semua untuk membangkita potensi pemuda Indonesia, mengembangkan diri segala potensi. “

Sesaat hening dalam hatiku pun terjadi. Tersentuh dengan dialog hati yang terjadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s