Kelas Super Ideal

Pada suatu hari setelah berperang melawan batin akhirnya aku memutuskan mengambil mata kuliah Sistem Mikrokontroler (lagi). Aku memutuskan untuk melepas mata kuliah Mesin-mesin Elektrik. Atas dorongan kawanku, Syafiq, aku memutuskan untuk menghadiri kelas sismik perdanaku pada semester ini. Aku berjalan menaiki lift dan sampai di lantai 3 labtek 8. Laboratorium elka. Itulah tempat yang aku cari. Jam sudah menunjukkan pukul 8.07. Disana kulihat Pak Waskita duduk di meja dosen.

Yang janggal adalah tidak ada mahasiswa sama sekali dikelas itu. Dengan sedikit ragu aku memasuki kelas dan berkata,
permisi Pak, ini kelas sismik?”,tanyaku dengan sedikit ragu. “iya betul“, jawab Pak Waskita.
Inilah kelas sismik pertamaku. Sungguh kelas yang maha ideal dimana satu dosen mengajar satu mahasiswa.


Berbagai obroan ‘garing’ dengan pak Waskita pun berlangsung.
Beruntung 15 menit kemudian Syafiq menyelamatkanku dari kesendirian.
Alhasil inilah kelas pertama sismik ku, kelas yang benar-benar ideal : satu dosen untuk dua mahasiswa.
Aku gak bisa tidur-tiduran, gak bisa sms-an. Yah, inilah sisi postitfnya : serius memperhatikan dosen mengajar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s