Jendela Dunia

Pengetahuan adalah jendela dunia. Ada pepatah pula yang mengatakan knowledge is power. Era informasi telah bergeser kepada era pengetahuan. Era informasi yang diawali dengan internet sebagai akses informasi menjadikan kemudahan dalam mendapatkan informasi. Tinggal mengetik saja di mesin pencari maka akan keluar hal yang kita ingin ketahui. Namun yang mahal adalah knowledge.  Pengetahuan berperan penting dalam memfilter dan mengolah segala macam informasi yang didapat. Pengetahuanlah yang menjadikan seseorang berbeda, mengubah paradigma berpikir. Kita hidup didunia yang sama. Namun yang membedakannya adalah cara pandang kita terhadap kehidupan. Seseorang yang kaya akan pengetahuan dan pengalaman memiliki sudut pandang yang lebih komprehensif dalam memahami kehidupan, melihat apa yang tidak dilihat orang lain.

Tidak salah jika Dino Patti Jalal dan Ginanjar Kartasasmita menyebut bahwa pemimpin yang adaptif pada abad 21 adalah generasi yang bersifat nasionalis dan internasionalis. Sudah saatnya disini bangsa Indonesia tidak hanya berkutat pada persoalan nasional saja, kasus Ariel-Luna, kontroversi dana aspirasi, kenaikan tarif dasar listrik dan berbagai problematika yang muncul. Globalisasi telah mengubah sendi bangsa. Dunia seakan menjadi datar dengan batasan yang semakin memudar. Segala sistem yang ada saling berkaitan satu sama lain. Tidak ada sebuah negara pun yang benar-benar dapat berdiri sendiri. Generasi yang dapat bertahan adalah generasi yang open minded, membuka pikiran dan wawasan mengenai apa yang terjadi di dunia ini. Konflik Palestina-Israel, euforia Piala Dunia, teror di Pakistan hanyalah beberapa permasalahan internasional yang nampak. Banyak lagi persoalan internasional yang harus kita cermati.

Sebuah opportunity yaitu infrastruktur telekomunikasi yang memadai dapat menjadi boomerang bagi bangsa yang sedang berkembang ini. Televisi, radio seringkali justru menimbulkan dampak negatif. Konten acara yang penuh dengan sandiwara dan bayang –bayang cinta semu semakin merantai luapan pikiran yang ada. Sungguh ironi perkembangan teknologi yang justru menjadi senjata makan tuan dalam merusak moral bangsa. Adalah tugas kita bersama untuk bangkit dan  sadar bahwa ternyata dunia ini penuh dengan tantangan dan kesempatan. Buka mata hati telinga.

One thought on “Jendela Dunia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s