Teknologi : Pisau Bermata Dua

Sungguh sebuah kepastian teknologi dan peradaban terus berkembang seiring bertambahnya batang usia zaman. Semua berawal dari yang namanya kebutuhan. Pisau batu, tombak tercipta pada zaman manusia purba untuk kebutuhan berburu dan bertahan hidup. Roda, sebuah penemuan yang sangat luar biasa ditemukan untuk mempermudah pekerjaan manusia : transportasi. Manusia tidak pernah puas. Manusia ingin terus menciptakan alat untuk membantu kehidupannya. Kemudian roda ditarik kuda seperti halnya dokar di Indonesia. Sepeda Motor pertama pun dibangun oleh penemu Jerman Gottlieb Daimler dan Wilhelm Maybach di Bad Cannstatt (Stuttgart) pada tahun 1885. Ini juga merupakan kendaraan pertama yang digerakkan dengan minyak tanah. Kebutuhan akan penerangan pada malam hari memaksa Thomas Alva Edison menemukan lampu pijar pada 1879. Kembali ke masa lalu, penemuan mesin uap oleh James Watt pada tahun 1764 memulai lembaran baru era industrialisasi. Peradaban berkembang cepat, bertransisi dari cocok tanam menjadi industri.

Penemuan transistor pun dianggap fenomal. Sebuah penemuan yang menyebabkan perkembangan teknologi elektronika berkembang pesat mulai menggantikan peran teknologi mekanis secara perlahan. Pada November, 1971, perusahaan Intel memasukkan pengolah mikro pertama di Dunia, Intel 4004 (U.S. Patent #3,821,715), diciptakan oleh Intel dirancang oleh Federico Faggin, Ted Hoff, dan Stan Mazor. Sesudahnya, penemuan kontak diintegrasikan merevolusionerkan pola komputer yang ada sekarang. Sungguh komputer sekarang telah menjelma menjadi sebuah barang yang teramat penting yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari kita. Perkembangan prosesor pun masih terus terjadi menyebabkan peradaban yang semakin maju dan kompleks. Mungkin saja pada masa depan segala pekerjaan manusia akan dilakukan oleh robot.

Begitu pula dalam bidang telekomunikasi. Telegraf, telepon sampai dengan handphone yang super canggih terus berkembang. Industri mobile phone berkembang pesat. Handphone tidak hanya menjadi sebuah alat komunikasi namun menjadi lifestyle. Di Indonesialah segala handphone dengan fitur unik dan variatif laris manis terjual. Tentunya berbeda sekali dengan penggunaan handphone di benua Eropa yang masih cenderung fungsional.

Sekali lagi berbagai macam teknologi yang mempermudah kehidupan manusia telah berkembang pesat. Semuanya berawal dari kebutuhan, namun kini mulai mengarah kepada keinginan. Mungkin manusia belum cukup bijak untuk mengembangkan teknologi yang berkelanjutan. Teknologi yang berkembang tanpa terkendali dapat menjadi ranjau bagi negara kita sendiri. Tentunya tak terelakkan bahwa seiring berkembangnya iptek menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Kurva perkembangan teknologi harus ditahan dalam titik stabil demi pembangunan yang berkelanjutan. Isu penghematan, green technology mulai dikumandangkan ke berbagai penjuru dunia ketika melihat fenomena kerusakan alam yang terjadi. Teknologi harus berkembang sinergis dengan lingkungan. Mungkin segala kerusakan yang terjadi, ada andil kita didalamnya. Andil keserakahan dalam menginginkan kehidupan yang sempurna. Teknologi berawal dari kebutuhan. Sudah sepatutnya teknologi menyempurnakan kehidupan kita, bukan menjadi bumerang perusak. Mari cermat dalam menentukan kebutuhan dan keinginan.

2 thoughts on “Teknologi : Pisau Bermata Dua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s