Sinopsis My Name Is Khan

Film My Name is Khan bercerita tentang kisah seorang muslim India bernama Rizvan Khan.  Rizvan Khan menghabiskan masa kecilnya di India bersama Ibu dan adiknya, Zakir. Khan, panggilan Rizvan Khan, memiliki penyakit bawaan sejak lahir yaitu Asperger Syndrome. Penyakit bawaannya tersebut menyebabkan Khan tidak bisa mengenali perasaan orang lain dengan baik. Khan pula takut terhadap warna kuning, tempat dan orang-orang yang baru. Oleh karena kelainannya itu Khan diberi perhatian lebih oleh ibunya, Ammi. Perasaan Ammi yang sangat mencintai Khan kadangkala menimbulkan kecemburuan Zakir. Zakir merasa bahwa Ammi lebih mencintai Khan daripada dirinya. Sebenarnya Khan merupakan seorang anak yagn cerdas, namun karena penyakit bawaannya tersebut dia tidak bersekolah secara formal. Khan diasuh oleh Wadia, seorang tua yang cerdas di desanya. Berkat didikan Wadia, Khan memiliki keahlian dalam mereparasi barang.

Pada saat mereka tumbuh dewasa, Zakir mendapat beasiswa untuk meneruskan pendidikannya ke Michigan University, Amerika. Selang  beberapa lama kepergian Zakir, Ammi meninggal. Karena tidak tega membiarkan Khan tinggal sendiri di India, maka Zakir mengajak Khan untuk tinggal bersamanya di San Fransisco. Khan membantu Zakir bekerja disebuah perusahaan kosmetik. Karena pekerjaannya tersebut Khan dapat bertemu dengan Mandira, seorang karyawati yang bekerja di salon kecantikan. Khan jatuh cinta kepada Mandira. Mandira adalah seorang janda dengan anak lelaki tunggal yang bernama Sameer. Lambat laun Mandira menerima kehadiran Khan di keluarganya hingga Mandira memutuskan menikah dengan Khan.  Pada awalnya pernikahan tersebut ditentang Zakir karena Khan dan Mandira berbeda agama. Khan adalah muslim dan Mandira beragama Hindu. Namun kesungguhan cinta mereka meluluhlantahkan pendirian Zakir. Khan, Sameer dan Zakir pun hidup bahagia hingga suatu saat terjadilah serangan teroris pada 11 September 2001. Pasca kejadian tersebut muslim di Amerika mengalami intimidasi dan pelecehan dari berbagai pihak. Kejadian tersebut telah memberi dampak negatif bagi seluruh masyarakat Amerika Serikat tak terkecuali Khan dan keluarganya. Sameer pun dijauhi teman-temannya disekolah. Teman dekatnya, Reese pun menjauhinya. Akibat perlakuan kasar teman disekolahnya Sameer pun meninggal. Mandira sangat terpukul oleh peristiwa tersebut. Dia menyalahkan Khan sebagai sumber malapetaka. Agama yang dianut Khan, Islam, dianggap sebagai penyebab terbunuhnya Sameer. Khan pun diusir oleh Mandira. Khan baru boleh kembali jika dia telah memberitahu Presiden Amerika bahwa dirinya bukanlah teroris.  Petualangan Khan pun dimulai untuk bertemu sang Presiden. Seluruh penjuru Amerika dia telusuri.  Hingga pada suatu saat Khan dapat bertemu dengan rombongan Presiden Amerika. Ditengah hiruk pikuk warga, Khan pun dikira seorang teroris dan diamankan oleh polisi. Dipenjara Khan diinterograsi dan diduga berkaitan dengan Osama bin Laden. Khan pun bingung. Ditengah peristiwa tersebut sebuah media televisi, PBC menyoroti kasus tersebut sebuah diskriminasi terhadap kaum muslim. Siaran tersebut telah menarik perhatian seluruh kaum muslim di Amerika. Atas berbagai tekanan Khan pun dibebaskan.

Pada suatu hari badai menerjang Wilhemina, Georgia. Pemerintah belum turun tangan atas peristiwa tersebut. Namun Khan menjadi relawan pertama yang berangkat ke Georgia. Peristiswa tersebut pun menarik perhatian warga Amerika bahwa Islam adalah agama yang penuh kasih sayang tanpa memandang perbedaan suku dan agama. Kaum muslim Amerika pun bersatu membantu dalam misi kemanusiaan di Georgia.  Rizvan Khan telah menjadi berita baru, membentuk image positif terhadap kaum muslim di Amerika. Pada akhirnya Khan berhasil bertemu dengan Presiden terpilih Amerika, Obama dan meyampaikan pesan bahwa dia dan anaknya bukanlah teroris. Mandira pun terharu dengan ketulusan cinta Khan dan dia berjanji tidak akan meninggalkan Khan lagi. Khan mengajarkan kita untuk menghargai segala perbedaan karena manusia dibedakan berdasarkan perbuatannya bukan suku, ras dan agama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s