Kepemimpinan #part1

*Sebuah tulisan terinspirasi dari Zulkaida Akbar (ex-Presiden KM ITB)

Kepemimpinan. Sebuah kata yang singkat, namun mengandung banyak arti. Setiap buku dan manusia memiliki definisinya masing-masing terhadap kata tersebut. Kepemimpinan berasal dari pengalaman, bukan dari sekadar teori dibuku. Analogi seperti naik sepeda. Tahu teorinya saja tidak akan cukup. Kita perlu mencoba dan jatuh untuk menjadi mahir.

Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan bersama. Kepemimpinan mampu membuat orang-orang bekerja dengan sukarela sadar akan urgensi pencapaian tujuan bersama. Kepemimpinan tidak memaksa dan mengerdilkan namun tulus dan memberdayakan. Banyak buku tentang kepemimpinan yagn dijual di pasaran. Mengajarkan bagaimana menjadi pemimpin dengan cara praktis. Misal pengaturan cara berbicara, sikap duduk, pandangan mata dsb. Kepemimpinan bukanlah hal-hal remeh tersebut. Ada 3 inti/esensi dari kepemimpinan yaitu VISI, CINTA dan INTEGRITAS. Tiga hal tersebut merupakan hal yang paling esensi dari kepemimpinan dan merupakan hal yang pasti dimiliki oleh setiap pemimpin hebat yang pernah dilahirkan dunia.

 

VISI. Merupakan sebuah pengerucutan dari mimpi, sebuah gambaran pencapaian kedepan. Seorang pemimpin harus mampu melihat gambaran pencapaian masa depan, lebih detail lebih baik. Pemimpin bukanlah sekadar manajer. Pemimpin mampu menunjukkan arah, memberikan semangat dikala jatuh dengan trigger mimpi bersama.

CINTA. Hal yang tidak dapat dipisahkan dari kepemimpinan. Tidak akan pernah bisa memimpin tanpa mencintai orang yang dipimpin. Tidak akan pernah bisa memimpin tanpa mencintai organisasi yang dipimpin.  Cinta bukanlah sekadar kata-kata. Cinta adalah ketulusan hati, sebuah passion yang bergelut dalam setiap aktivitas.

INTEGRITAS. Sebuah kata yang simple namun sangat berat. Integritas adalah kesamaan perkataan dan perbuatan. W.S. Rendra mengatakan bahwa perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata. Jangan katakan apa yang tidak bisa dilakukan.

Visi, Cinta dan integritas inti dari kepemimpinan. Sedangkan gaya bicara, cara bersikap, dan hal-hal kecil lainnya merupakan sebuah style kepemimpinan. Setiap orang memiliki style kepemimpinan yang unik. Ada yang pendiam namun bisa membicarakan semangat melalui hasil kerja kongkret. Ada yang gemar menyemangati dengan bercanda dan berbicara. Tidak ada masalah dengan itu semua asalkan tetap memiliki visi, cinta dan integritas. Sebuah sosok yang terlihat nyeleneh namun hebat. Sosok tersebut terdapat dalam anime One Piece. Tokoh utama Luffi yang konyol, nyeleneh, santai namun merupakan sosok pemimpin yang memiliki kecintaan terhadap awak kapalnya. Memiliki visi yang kuat untuk meraih Greenland. Integritas dengan terus berjuang mencapai apa yang diimpikannya. Kapten Tsubasa dan berbagai tokoh hebat lainnya merupakan pemimpin. Pemimpin tidak dibatasi struktural. Pemimpin adalah kekuatan karakter dan kultural. Jadilah dirimu sendiri,  jadilah lebih baik.

-Saya bukanlah pemimpin yang terbaik. Hanya berusaha terus menjadi lebih baik-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s