Zona nyaman atau “no progress zone”?

Zona nyaman. Pasti sering kita dengar frase tersebut diucapkan berulang-ulang dalam kalimat yang indah. Haha mungkin kesan bawah sadar mendengar frase “Zona nyaman” adalah negatif. Bagaimana tidak, dimana-mana muncul slogan ‘tinggalkan zona nyamanmu’, atau ‘keluarlah dari zona nyamanmu’., Well apa dan mengapa zona nyaman harus ditinggalkan? Bukannya justru bagus yah dalam melakukan sesuatu justru kita merasa ‘comfort’ ataupun ‘enjoy’? Seandai belajar sebelum ujian terasa memuakkan dan bisa jadi sebuah kesenangan tersendiri kan malah asik.

Haha ga ada yang kok menurut saya (sepakat dengan Bu Merry Riana) kata-kata zona nyaman lebih tepat diganti dengan “no progress zone” atau “slow progress zone”. Ga ada yang salah kalo kita mengerjakan sesuatu dalam “comfort zone”, yang kurang baik jikalau kita dalam zona tanpa perkembangan atau zona lambat. Justru bagus kalau bisa berprogres namun merasa comfort dan enjoy. Memang mungkin yang berprogres2 disini dikaitkan dengan kondisi tidak nyaman. Namun alangkah okenya kalo berprogres dan bisa dibuat nyaman. Haha yap, diukur dari progresnya, bukan kenyamanannya. Kalau bisa nyaman dan berprogress, why not?😀

3 thoughts on “Zona nyaman atau “no progress zone”?

  1. sebenernya sih, kalo mau dibilang, apalah arti sebuah nama pam, yg penting gimana memaknainya aja..

    masalahnya nyaman dan progress itu biasanya gak pernah berdampingan. nyaman di sini artinya kita sudah auto pilot, udah gak pernah ambil pusing dengan apa yang terjadi di sekitar kita.. udah gak aware.. karena ga ada gejolak..

    padahal, kita baru berkembang ya kalo ada gejolak. kita baru berkembang kalau hari ini kita berubah lebih baik, entah itu mindset yang baru, semangat yang baru.. cara yang baru dalam menjalani hidup..

    nyaman itu identik dengan tidak belajar. memilih jalan yang gampang-gampang aja, sedikit risiko, dll ibaratnya nih, setiap hari kalo makan, milih menunya itu-itu aja, ya kita gak pernah tau seperti apa rasa menu yang lain..😀

    #justmy2cents

    • asek thank you atas komennya yang superb!
      yoi fik sepokat apalah arti sebuah nama yang penting memaknainya. Cuman kalo ada kata yang menggambarkan lebih tepat, why not, Mksdnya disini biar orientasinya lebih mengarah ke hasil, efektifitas mencapai tujuan. Parameternya bukan “wah aku lebih capek, ga nyaman”,. kalo bisa lebih cepat mencapai tujuan alias berprogress dan fun2 aja malah oke. Tapi emang antara comfort dan progress mostly ga berdampingan -__-“a

    • emang tergantung kita memaknai sih ya..
      klo gw sih pengen berada di tempat yang nyaman (sama ga tuh ama zona nyaman?). nyaman dalam artian menikmati berbagai aktivitas yang dilakukan. klo berada di tempat yang ga nyaman, progress gw dalam melakukan sesuatu malah lambat..

      sekedar pandangan pribadi yang mungkin memaknai dengan cara yang berbeda..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s