Permainan Anak Jadul [part1 : Petak Umpet]

Kata orang masa anak-anak adalah masa yang bahagia. Normalnya setiap anak2 kerjaannya hanya maen mulu, kalo ga ya sekolah. Belum ada beban dan tanggungjawab berlebihan yang ditanggung.

Rasanya bersenang2 dijaman dulu pas saya anak2 dan sekarang sudah berbeda. Kalo sekarang sudah banyak disentuh teknologi misalnya maen game online, Xbox, PS3, Nintendo DS, Ipad dan konsole2 lainnya. Saya ingat dijaman dulu rasanya game PS one baru muncul pas saya kelas 5 SD. yap, game yang paling populer saat itu adalah Winning Eleven 4. Gambarnya masih kotak2 dan kaku banget. Tapi saya bisa membuat gol dari jarak 45 meter loh dengan tendangan bebas! haha

Masa kecil saya banyak dihabiskan bermain dengan teman2. Permainan yang dimainkan pun simpel namun mengasyikkan ga butuh alat2 yang super canggih dan mahal2. Hmm kalo dilihat dari sisi positifnya sih permainan jaman2 dulu bisa mengasah segi sosial, murah, dan sehat lagi karena banyak gerak. Ada petak umpet, gobak sodor, benteng2an, kelereng, lompat tali karet dsb. Entah karena perkembangan teknologi ataupun keterbatasan lahan dimasa sekarang game2 tersebut sudah mulai terkikis. Mungkin bagi yang lahir diatas tahun 2000an sudah tidak mengenal game2 tersebut yah? Amat sayang kalau permainan2 tradisional harus hilang termakan zaman.

Berikut ini beberapa game pas zaman saya kecil dulu yang sering saya mainkan.

1. Petak Umpet

Sesuai namanya, pada game ini ada yang bersembunyi dan ada yang sembunyi. Permainan ini dapat dimainkan minimal ada 2 orang, ya berarti bisa lebih bahkan sampai 100 orang pun bisa kalo mau.

– Alat yang dibutuhkan : Tidak ada, hanya tempat bermain

– Langkah-langkah bermain :

1. Tentukan misal dengan hompimpa satu orang yang akan    bertugas sebagai pencari. Misalnya ada 5 orang yang bermain berarti ada 1 orang sebagai pencari dan 4 orang bersembunyi.

2. Setelah dilakukan pembagian peran, Tentukan ‘home base’ alias markas sang pencari dimana. Misalnya markas sang pencari di pohon jambu. Berarti setiap menemukan seseorang yang bersembunyi maka sang pencari harus memegang pohon tersebut dengan meneriakkan kata yang telah disepakati bersama,misalnya ”skipp!” atau apapun.Nah sama juga berlaku bagi yang bersembunyi anda harus bisa memegang pohon jambu tersebut mendahului sang pencari baru anda bisa dikatakan aman alias sukses. Ada baiknya tentukan juga batasan tempat bersembunyi. Nanti ada yang sampe kabur sembunyi keluar kota, kan kasian si pencari nya ntar.

3. Setelah itu game siap dimainkan. Sang pencari berdiri di dekat markasnya misalnya pohon lalu menutup matanya dan sambil menghitung 1-10 (tergantung kesepakatan hitung sampe brp).

Gambar. Ilustrasi posisi sang pencari dengan markasnya berupa pohon

Nah, selama si pencari menghitung, anggota yang lainnya segera lah berlari dan bersembunyi sebelum hitungan selesai. Jika si pencari sudah selesai menghitung maka dia boleh membuka mata dan mencari peserta lain yang bersembunyi. Misalnya jika si pencari dapat menemukan 2 dari 3 orang dan menyentuh pohon lebih dulu, maka 2 orang yang gagal tersebut akan hompimpa dan menentukan mana yang akan menjadi si pencari pada game selanjutnya. Nah begitukah kira2 gambarannya. Oh ya jika si pencari menyerah ga bisa menemukan yang bersembunyi ya tinggal teriak aja nyerah.

tips dan strategi permainan :

– Bagi si pencari terus waspada liat selalu markas anda apakah ada penyusup yang akan memegang markas anda.

– Bagi yang bersembunyi, jika anda  punya kelebihan pada kecepatan lari maka bersembunyilah yang jauh. Nah jika anda ketahuan oleh si pencari anda dapat lakukan adu lari untuk memegang markas terlebih dahulu.

– Bagi yang bersembunyi jangan bahayakan diri anda sendiri, misal bersembunyi di atas tiang listrik. Bersembunyilah di tempat yang tidak terkira atau tidak biasa.

– Nah selain itu hal dibawah ini ga boleh dilakukan yah

bagi yang bersembunyi ga boleh kayak gambar diatas yah. Kasian si pencari pas setelah buka mata yang laen lgsg bisa nyerobot megang markas.

 

One thought on “Permainan Anak Jadul [part1 : Petak Umpet]

  1. Seru tu permainan, sayangnya jarang banget liat anak2 sekarang mainnya.
    Jarang banget
    Pernah ada, tapi harus kita2 yg udah berumur (ha ha) yang ajakin main dulu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s