Menjadi “Karyawan” ?

Well, rasanya sudah banyak tulisan tentang semangat berwirausaha. Adapun kalau kita pergi ke toko buku nampaknya terasa sangat mudah menemukan buku-buku motivasi tentang entrepreneurship. That’s right, entrepreneurship merupakan suatu usaha untuk mandiri even creating jobs and opportunities for others. Sungguh sangat mulia dan berguna untuk kemajuan bangsa ini.

civil-engineer2

Bagaimana dengan menjadi pekerja alias buruh alias karyawan di suatu perusahaan? Belum pernah saya mendapati artikel atau buku motivasi menjadi pekerja. So, it is exciting to write this topic on my blog. Apa saja opportunities menjadi karyawan?

1. Chance to Learn

Menjadi bagian dari suatu karyawan berarti membuka kesempatan kita untuk belajar lebih dalam mengenai seluk beluk perusahaan di mana kita berada. Kita akan tahu banyak hal tidak hanya bidang yang kita geluti di sana namun juga bidang-bidang lainnya : financial, supply chain, production, engineering, etc. Yeah, you will know how big company works. Hal yang paling berharga berada di perusahaan besar adalah kesempatan untuk belajar banyak hal : sistem-sistem yang mapan, modern, realible. Dan kesempatan belajar tersebut akan sulit kita dapati jika kita bukan bagian dari suatu sistem. Kita mendapatkan tutor, materi untuk belajar dan juga praktek dilapangan secara gratis, bung! Jika kita ingin mengetahui lebih detail bagaimana sistem telekomunikasi di Indonesia, jadilah bagian darinya. Yap kita dibayar untuk menjadi pintar dan belajar banyak hal.

2. Establish your Networking

Menjadi pekerja juga berarti kesempatan untuk mengembangkan jaringan profesional. Kita akan mengenal banyak orang dan juga perusahaan-perusahaan yang menjadi berkaitan dengan core business perusahaan tempat kita berada. Misalnya jika kita bekerja di pabrik, tentu kita berpeluang untuk mengenal berbagai supplier peralatan, mesin maupun engineer. Kita juga berpeluang mengenai supplier raw material, engineering consultant dsb. Dan tentunya jaringan tersebut menjadi potensi di masa depan. Katakanlah saya bekerja misalnya di pabrik permen karet sekarang. Jika saya suatu saat nanti ingin mendirikan pabrik permen karet, tentu modal jaringan yang saya punyai sekarang akan bermanfaat. Menambah jaringan berarti menambah kesempatan. Dan kesempatan untuk mendapatkan jaringan tersebut tentunya akan sulit kita raih jika kita bukan bagian dari perusahaan tersebut.

3. Passion and being Specialist

Yap, menjadi karyawan dari suatu perusahaan atau institusi bisa jadi karena memang panggilan hati. Setiap orang memiliki passion yang berbeda-beda. Ada yang passionate menciptakan lapangan pekerjaan baru, ada yang bergairah melakukan research and development menciptakan inovasi baru, ada yang senang berhubungan dengan engineering tapi tidak suka bidang marketing and sales. Setiap orang unik, memiliki kesenangannya masing-masing. Dengan berada pada suatu institusi, membuka kesempatan kita untuk menjadi profesional atau spesialis dibidangnya masing-masing.

4. Financial

Benefit tambahannya adalah penghasilan tetap per bulan dan asuransi kesehatan.

So, apapun jalan yang kita tempuh sekarang as long as it’s useful for others, be proud of it. Setiap jalan yang kita ambil terasa berharga jika memiliki makna, tidak hanya untuk menyambung hidup but beyond it there is a great purpose.

2 thoughts on “Menjadi “Karyawan” ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s