3 Memorable Games yang Saya Mainkan Tahun 2013

Berikut ini coba saya bahas 2 games terbaik yang saya mainkan di tahun 2013 ini. Tentunya selain 3 list games yang dibahas dibawah ada beberapa game yang saya juga telah/sedangkan mainkan seperti Call of Duty series, Battlefield Series, LA Noire, Crysis 3, Final Fantasy XII, PES series etc.

Final Fantasy X

final fan

 

 

 

 

 

Kali ini saya akan review game yang baru saja saya tamatkan beberapa bulan lalu. Yup, Final Fantasy X untuk console PS2. Telat banget kali ya game keluaran tahun 2001 baru saya bisa mainkan sekarang di tahun 2013. Maklum ga punya console PS2,. So, ketika saya mendapatkan emulator PS2 di PC untuk pertama kalinya, FFX menjadi list teratas game PS2 yang ingin saya mainkan.

Final Fantasy X (FF X) bercerita tentang perjalanan Yuna sang summoner bersama para guardian untuk membebaskan Spira dari  ancaman Sin. Karakter utama pada FF X ini adalah Tidus, salah seorang guardian dari Yuna. Tidus pada awalnya merupakan atlet dari seorang atlet beach ball terkenal yaitu Jecht di Zanarkand yang kemudian tersesat ke dunia yang bernama Spira. Lambat laun Tidus mengetahui berbagai fakta yang mengguncangnya, bahwa Zanarkand tempat asalnya telah hancur 1000 tahun lalu oleh Sin, yang mana merupakan jelmaan dari ayahnya sendiri, Jecht. Mengetahui kenyataan bahwa Tidus tidak bisa kembali ke Zanarkand, akhirnya dia memutuskan untuk menjadi Guardian seorang putri Summoner terkenal, Yuna. Bersama Yuna dan guardian lainnya : Lulu, Kimahri, Auron, Rikku dan Wakka mereka memusnahkan siklus kematian yang dibuat oleh Yu Yevon, yaitu Sin.

Plot & Storyline

Final_Fantasy_X_Party

 

 

 

 

 

 

 

Awesome! Storyline FFX benar-benar mengagumkan! Layaknya kisah menarik lainnya, cerita yang terjadi benar-benar membuat gamer penasaran akan kelanjutannya. Dari awal permainan  Square Enix membuat kita penasaran : Siapakah Tidus? Apa yang sebenarnya terjadi dengan Zanarkand? Alur cerita yang terus maju pun membeberkan satu persatu fakta tentang Spira, Sin, Zanarkand dan darimana Tidus berasal. Semakin lama kita bermain, kita akan memahami apa yang terjadi sebenarnya dimana setiap kejadian terkait satu sama lain. Layaknya masterpiece, Final Fantasy X memberikan twist yang semakin membuat menarik cerita yaitu fakta tentang Seymour,  final aeon, Auron, ajaran Yu Yevon maupun Zanarkand yang merupakan dunia fantasi yang dibuat Yu Yevon dari faith yang dikumpulkan di Mt. Gagazet. Pada puncaknya, FF X memberikan happy dan sad ending. Happy endingnya rakyat Spira sekarang telah merdeka karena Yu Yevon dan Sin telah dikalahkan. Sad endingnya adalah Tidus ikut musnah bersama musnahnya Sin dan Yu Yevon. What a brilliant story!

Graphic & Sound

Well untuk tampilan grafis di kelas PS2, FFX menurut saya cukup, tidak sebagus FFXII dan juga tidak kalah jika dibandingkan game PS2 lainnya. Adapun FFX untuk pertama kalinya menghadirkan fitur character voice sehingga membuat cerita lebih hidup (mengingat FFIX sebelumnya tidak memiliki fitur ini). Harus saya akui penambahan suara pada karakter berbicara merupakan hal yang oke! Jika dibandingkan dengan FF IX, mimik pada karakter FF X terlihat lebih hidup dalam menyalurkan ekspresinya.

Gameplay

ffx

 

 

 

 

 

Seperti series Final Fantasy pada umumnya gameplay yang dihadirkan masih menyenangkan. Yang berbuat berbeda dari FF sebelumnya kita bisa switch karakter di tengah battle sehingga lebih banyak pilihan strateginya. Untuk character developmentnya pun terbilang hal yang baru dan customable. Kita bisa memilih seorang karakter mau dispesialisasikan menjadi apa : white magic, black magic, balance, thief, dsb. Kita pun dapat menjumpai berbagai side quest sepanjang game ini.

Summary

FFX merupakan game yang sangat saya recomendasikan untuk pencinta RPG. Game ini pernah membuat saya melupakan dunia sekitar “sejenak” dan benar-benar tersedot didalamnya. FFX bisa menjawab bahwa dengan grafis pas-pasan game bisa dibuat menjadi luar biasa melalui storyline dan gameplay yang diatas rata-rata (mengingat at the same time saya bermain game dengan kualitas grafis yang jauh lebih baik seperti Crysis 3).

Adapun sedikit kekurangan dari FFX ini yaitu soundtracknya (suteki da ne) tidak sebaik OST final fantasy pendahulunya (FFIX, FFVIII). Final boss nya pun terlalu mudah (sin, jecht dan Yu Yevon) sehingga seperti kurang greget.

Far Cry 3

farcry3-2

 

 

 

 

 

 

 

Saya salah satu penggemar FPS game. Beberapa game telah saya mainkan seperti battlefield, Call of Duty dan Crysis 3. Namun Far Cry 3 menawarkan sesuatu yang extraordinary yaitu open world FPS dengan berbagai side quest dan sistem character development yang oke. Grafis yang aduhai dengan setting tempat sebuah pulau nan subur sangat memanjakan mata.

Stoyline

Far-Cry-3-firing

 

 

 

 

 

 

 

Far Cry3 bercerita mengenai sekumpulan anak muda dengan lakon protagonis yaitu Jason Brody aka Snow White.  Jason dan teman-temannya berlibur di sebuah pulau. Layaknya anak muda yang haus akan tantangan mereka melakukan berbagai olahraga ekstrim, salah satunya terjun payung. Jason dan teman-temannya pun terpisah satu sama lain. Naasnya mereka mendarat di tempat yang salah berisi kawanan bandit yang dikomandoi Vaas. Seiring berjalannya cerita akan terungkap bahwa Vaas tidak bekerja sendirian. Dia di back up oleh seorang kartel ganja kelas kakap.  Permainan bercerita tentang Jason yang mencari teman-temannya yang disandra satu persatu dan memberantas sindikat penjahat dengan mengeksplorasi seluruh pulau dibantu penduduk lokal daerah.

Secara keseluruhan cerita dan setting yang dihadirkan Far Cry 3 tidaklah terlalu kompleks namun sangat menghibur. Tidak banyak twist yang terjadi sepanjang permainan. Cerita pun berjalan secara linear.

Setting & Visual Graphic

fc3 (2)

 

 

 

 

 

 

 

Well, setting lokasi di Far Cry 3 adalah suatu pulau dengan penduduk local yang masih jarang. Terdapat berbagai keanekaragaman hayati, demografis dan hewani yang bisa kita nikmati sepanjang permainan. Mulai dari anjing, harimau, merak, rusa, kambing, babi bahkan komodo tersebar di pelosok pulau. Pada kondisi tertentu mereka bisa sangat berbahaya. Sepertinya untuk setting tempat Far Cry 3 sedikit refers ke Indonesia. Mengapa saya katakan demikian? Yup benar, Karena disana ada komodo salah satunya. Petunjuk lainnya adalah beberapa kosakata bahasa pun dipakai seperti “Rakyat” yaitu sebutan suku local pulau tersebut, maupun “Beras” yang mengacu pada daerah sawah.

Far Cry 3 menyuguhkan grafis yang memanjakan mata. Dengan format open world kita bisa menjelajah pulau menikmati pantai, gunung, air terjun dan keindahan alam lainnya yang luar biasa. Keanekaragaman hayati dan hewani membuat setting terasa lebih hidup! Amazing!

Gameplay

2012-12-19_small

 

 

 

 

 

 

 

I love FPS, I love open world game. Far Cry 3 menggabungkan keduanya secara brilian. Far Cry 3 tidak hanya sekadar FPS game biasa yang berjalan linear. Terdapat berbagai macam side quest yang disediakan mulai dari menjadi bounty hunter, balapan, menembak dsb. Yang saya sukai dari Far Cry 3 adalah sistem developmentnya. Karakter bisa menjadi lebih powerful yaitu dengan cara memperbanyak obat-obatan, menambah amunisi senjata, meningkatkan skill bertarung dan bertahan serta upgrading barang pelengkap. Nah disini yang membuat seru, untuk mendapatkan obat-obatan kita harus mencari tanaman dengan spesies tertentu untuk diambil ekstraknya. Caranya tentu dengan berkeliling ke pelosok daerah. Obat-obatan dapat digunakan untuk menambah health point, anti binatang buas maupun meningkatkan intuisi dalam bertarung.  Sedangkan untuk upgrading peralatan pelengkap seperti dompet (untuk menyimpan uang lebih banyak), sarung pistol, sarung panah, dsb dapat dilakukan dengan berburu kulit hewan. Untuk membuka peta dapat dilakukan dengan mengaktifkan pemancar radio di pucuk tower.

Dari segi combat systemnya, permainan tidak monoton tembak-tembakan secara terbuka. Kita juga bisa menyergap melalui stealth kill (istilahnya di game ini takedown) dengan cara bersembunyi di semak belukar. Pemain juga bisa melemparkan batu kerikil ke arah yang diinginkan untuk mengacaukan konsentrasi musuh. Beberapa hal yang membuat saya kagum bahwa keberadaan hewan buas bisa jadi malah menguntungkan kita. Hewan buas menyerang siapa saja! Efek terbakarnya rumputan, pohon maupun rumah kayu terlihat begitu nyata. Api dapat menjalar dan membakar siapapun yang berada diantaranya.

Summary

Great gameplay and side quest, beautiful visual graphic menjadikan game ini layak untuk dimainkan bagi para penggemar FPS game.

FIFA 14

fifa-14

 

 

 

 

 

 

 

Pertama kali saya bermain series FIFA adalah FIFA 1998 kalau tidak salah. Hal yang lucu pada game itu adalah pemain bisa dengan mudah membuat goal yaitu dengan cara meloncati keeper. Selang belasan tahun kemudian saya memainkan FIFA 13 (biasanya saya bermain Pro Evolution Soccer, karena game ini yang ngetrend kalo main bersama teman2). Awalnya sih susah bermain FIFA 13 namun lama-lama kok terasa asyik. FIFA 13 menawarkan gameplay yang realistis dimana untuk mengoper dan menggiring bola tidaklah semudah PES. Artificial Intelligentnya pun lebih bagus. FIFA 13 memang cukup realistis namun lama-lama menggiring bola tidaklah menjadi terlalu sulit asalkan memakai pemain dengan skill tinggi seperti Ronaldo, Messi, Neymar. Chance membuat goal dari tendangan luar kotak pinalti pun besar. FIFA 14 memperbaiki kekurangan tersebut dari versi pendahulunya. Menggiring bola menjadi lebih sulit, dan shooting nya pun terasa lebih pas dan sulit dibandingkan FIFA 13. Yang terasa lagi FIFA 14 menawarkan grafis yang lebih smooth. Akselerasi berlari pemain, tabrakan antar pemain terlihat lebih nyata. Mungkin ada sebagian kalangan berpendapat bahwa gameplay yang sulit akan membuat keindahan bermain berkurang. For me, realistic gameplay is fun. Like usual, FIFA selalu menawarkan Opening Soundtrack yang super keren.

fifa-14

 

 

 

 

 

 

 

Sedikit kelemahan dari FIFA 14 adalah Tournament dan Cup yang kurang lengkap, tidak ada Champion League Cup (liga champion) maupun piala dunia. Jika anda penggemar bola maka FIFA 14 wajib di coba.

7 thoughts on “3 Memorable Games yang Saya Mainkan Tahun 2013

    • mbiyen aku maen PES tapi semenjak mengenal FIFA aku telah moved on, especially fifa 14. game e mungkin paling realistis diantara soccer game lainnya

    • haha ga we, stock game gw melimpah banget belon dimaenin,. FF urang mah udah maen dari SMP dulu haha,.

      yoa pake PCSX2, lancar kokk we ga berat. Ane pake laptop bukan PC (laptop medioker doang haha),.
      ada rekomendasi RPG yang oke we?

      • Wah, padahal gw fans berat FF.. Knapa gak pernah cerita2 yak dulu perasaan, hahaha..
        Wih mantep nih pake laptop, nanti coba juga ah..
        Klo PS2 gw jg banyak yg belom kesampean dimainin, hiks..
        Klo RPG yg terkenal oke di PS2 itu misalnya:
        Shine Megami Tensei series, Dark Cloud series, Kingdom Hearts series, Suikoden series, Valkyrie Profile 2: Silmeria, Xenosaga series, Star Ocean: Till the End of Time, Tales series, Atelier series, Ar tonelico series, dan lain-lain.. Hahaha..

  1. mas… coba juga maen persona 4 gawe pcsx.. lantjar jaya juga. emang kalah c dri segi graphic n game developmentnya, but lek sampean suka ffx, mgkin storyline game ini juga bakal ngasi sdikit nilai tambah
    btw ndwe game2 apa ajja mas untuk PC, bsa sharing gamex duuunkz😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s